Indonesia - National Adolescent
Mental Health (I-NAMHS)

Penelitian

Indonesia - National Adolescent Mental Health (I-NAMHS)

by Pusat Kesehatan Reproduksi UGM

22 Desember 2021

Menurut laporan WHO, hampir setengah dari kasus penyakit mental dimulai pada usia 14 tahun, dan kebanyakan tidak ditangani dengan baik sehinggal mentetap hingga dewasa dan sebagian mengarah pada kondisi yang lebih parah seperti psikosis, self-harm, dan bunuh diri. Sampai saat ini, hanya ada beberapa survei nasional yang cukup representatif dalam mengukur kesehatan remaja dan belum ada survei nasional tersebut di Indonesia.

Penelitian Indonesia-National Adolescent Mental Survey (I-NAMHS) merupakan penelitian survei skala nasional untuk kesehatan mental remaja yang berutujuan untuk meningkatkan representasi, atau cangkupan, dari data prevalensi penyakit mental pada remaja. I-NAMHS merupakan bagian dari The National Adolescent Mental Survey (NAMHS) yaitu penelitian berdurasi 3 tahun tentang kesehatan remaja yang akan dilaksanakan di tiga negara: indonesia, Kenya, dan Vietnam. Penelitian ini terdiri dari tiga kegiatan pengumpulan data yang terpisah (survei nasional, survei pilot, dan kalibrasi klinis). Penelitian ini sudah dimulai sejak 2018 dan pengumpulan data selesai pada 2021. Penelitian I-NAMHS merupakan kolaborasi antara Pusat Kajian Kesehatan Reproduksi (Pusat Kajian Kespro) UGM, University of Queensland (UQ) Australia sebagai institusi utama, dan John Hopkins University Bloomberg School of Public Health Amerika Serikat sebagai partner.